| Untuk sahabatku, aku bersyukur kepada Tuhan YME kemarin telah bertemu dirimu, sekaligus menyesal yang tidak bisa berdamai dengan diriku. Cerita panjang ini seperti buku kenangan yang mungkin tidak bisa disambung lagi. Terimakasih atas pertemuan kemarin sahabatku. Bunda mohon maaf tapi tidak sanggup menyampaikan.Jika ada yang bisa di salahkan, itulah aku.
Cerita panjang itu berawal dari Jogja agustus 1996. Bertemu di sebuah kegiatan Nasional lalu di lanjutkan ke Gunung Semeru. Tahun 2000, cerita itu berlanjut kembali , pertemuan itu tidak lama tapi pertemuan itu menjadi kenangan yang sangat indah hingga sulit dilupakan. Dan pertemuan itu dilanjutkan sebelas tahun kemudian.
Galau dihati dan perasaan ini sungguh tidak enak , sangat tidak nyaman. Hanya memang cerita ini tidak akan sama seperti angan yang aku impikan . Angan yang harus di bunuh dan hentikan.
Jakarta , 26 Juni 2011/ Jagakarsa, dikantor sendiri dg dengan ketidak nyamanan hati sendiri.
|